Sebagai material alternatif, dak keraton memiliki banyak keunggulan di bandingkan dengan dak konvensional. Tetapi dak keraton juga memiliki beberapa kelemahan, ibarat “tiada gading yang tak retak”. Apa saja kelemahan dak keraton?

a. Tingkat kualitasnya terbatas

Bila pada dak beton konvensional terdiri atas berbagai mutu kualitas yang dapat diterapkan sesuai dengan maksud bangunan. Contohnya untuk beban yang berat maka di gunakan mutu beton yang lebih tinggi dan pembesian yang lebih besar.

Maka pada dak keraton hal tersebut di atas meiliki beberapa keterbatasan. Biasanya mutu beton pada dak konvensional yang sering digunakan pada rumah tinggal setara dengan dak beton K175 yang memiliki tegangan izin terberat sebesar 55 kg/cm2. Sementara untuk kualitas maksimum dari dak keraton ini mempunyai mutu yang setara dengan dak beton K200.

b. Bentangan maksimum yang terbatas

Walaupun secara teori dak keraton dapat di guanakan mencapai bentang di atas 4 meter, tetapi pada prakteknya kami membatasi bentang maksimum di 3,5 meter.

Hal ini di karenakan dengan bentang di atas 3,5 m, mobilisasi dan pemasangan dak keraton lebih sulit karena bobot yang berat, sehingga di perlukan lebih banyak tenaga kerja.Pada bentang 3,5 meter, pemasangan dak keraton dapat di lakukan oleh 2-4 orang saja.

Demikian beberapa kelemahan dak keraton, walaupun terdapat kekurangan tetapi keunggulan dak keraton lebih banyak sehingga dak keraton masih menguntungkan di bandingkan dengan dak beton konvensional.

Bila anda membutuhkan dak keraton dapat menghubungi kami di 0813.8126.7900 atau 0877.7421.0067

Untuk WA klik di sini

Whatsapp

Whatsapp dak keraton

Pin It on Pinterest

Share This